INDIA, TELISIK.ID - Sati, merupakan suatu ritual yang telah dipraktikkan sejak abad ke-17 dalam budaya Hindu yang kental di India.
Para wanita yang ditinggal mati oleh suaminya akan berbaring di samping jasad sang suami untuk dibakar hidup-hidup bersama mayat sang suami.
Lebih baik mati terhormat, daripada hidup menanggung malu dan derita. Hal inilah yang menjadi latar belakang tradisi "bunuh diri" di berbagai negara menjadi legal untuk dilakukan.
Baca Juga: Arkeolog Temukan Makam Sinterklas di Bawah Gereja Bizatium, Turki
Dalam budaya yang lebih menghargai kehormatan daripada kehidupan, bunuh diri menjadi jalan keluar yang paling mereka sukai. Dari Seppuku Jepang, hingga bunuh diri massal orang Yahudi di Masada, versi bunuh diri demi kehormatan telah tercatat di berbagai negara di seluruh dunia sejak beberapa abad yang lalu.
