Selain mengganggu ketertiban lingkungan, area tersebut juga rawan terjadinya konflik. Hal ini membuat warga semakin khawatir dengan adanya kebiasaan yang tidak diinginkan tersebut.

Salah satu mahasiswa, MM (23) yang kerap membawa pacar ke rumah kosnya mengatakan, mereka tidak memiliki tempat lain untuk berkumpul selain di kos-kosan. Namun, dia berjanji akan memperhatikan waktu dan membatasi aktivitas pada malam hari.

"Saya minta maaf atas ketidak nyamanan yang kami sebabkan. Kami akan memperhatikan waktu dan berusaha tidak mengganggu lingkungan sekitar," ucapnya, Kamis (16/3/2023).

Baca Juga: Sudah Tayang, Ant-Man and The Wasp: Quantumania Kuasai Jam Tayang di Dua Bioskop Kota Kendari

Sementara salah satu warga, Amir Sarila (41) berharap agar para mahasiswa dapat mematuhi aturan dan menghargai lingkungan sekitar.