Jadi, makna dari kata itu adalah seorang pemimpin di tengah kesibukannya harus juga mampu membangkitkan atau menggugah semangat kerja anggota bawahannya atau masyarakatnya. Demikian pula dengan tut wuri handayani. Tut wuri artinya mengikuti dari belakang dan handayani berarti memberikan dorongan moral atau dorongan semangat.

Jadi tut wuri handayani ialah seorang pemimpin harus memberikan dorongan moral dan semangat kerja dari belakang. Dorongan moral ini sangat dibutuhkan oleh masyarakatnya, karena paling tidak hal ini dapat menumbuhkan motivasi dan semangat kerja (Raharjo,2010).

Sehingga siapa pun yang diloloskan oleh KPU dan berhak mendapatkan nomor urut untuk bertarung di pemilihan serentak adalah calon-calon pemimpin terbaik di tujuh kabupaten yang akan melaksanakan pemilihan serentak 2020 dan pemilih memilih seorang calon karena benar-benar mengenal rekam jejak calon pemimpinnya.

Semakin terbuka KPU dalam menyampaikan informasi rekam jejak calon pemimpin maka akan mengurangi pemilih-pemilih yang masuk dalam kelompok yang abstain pada 9 Desember 2020 atau kategori golput ideologi. (*)