KENDARI, TELISIK.ID - Jika dibiarkan terus-menerus tantrum bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak dan bisa menjadi kebiasaan yang buruk dikemudian hari.
Tantrum adalah reaksi emosional yang intens dan meluap-luap, biasanya terjadi pada anak-anak yang belum mampu mengelola atau mengekspresikan emosinya dengan cara yang lebih baik.
Tantrum pada anak biasanya terjadi ketika mereka merasa frustasi, tidak dapat mengomunikasikan keinginan atau kebutuhan mereka, atau merasa tidak dapat mengontrol situasi.
Dikutip dari Hallodoc.com, hal pertama yang dapat dilakukan untuk mengatasi anak yang tantrum adalah dengan mengabaikannya. Ibu juga perlu berhenti memberikannya perhatian kepadanya agar anak tidak semakin meningkat kemarahannya.
Baca Juga: Tips Ampuh Menaikan Berat Badan Tanpa Obat Penggemuk
