Dikutip dari gombara.com, sungguh berbahagia orang yang keimanannya terhadap takdir Allah subhanahu wa ta’ala menghujam kuat di dadanya. Dia akan selamat dari rasa ujub, karena apabila dia mendapat musibah maka dia bersabar, tidak kecewa dan bersedih hati.

Apabila ia mendapat kesenangan dia bersyukur dan tidak merasa bangga atas apa yang telah ia usahakan karena tidak ada yang menetapkan musibah dan rezeki baginya kecuali Allah subhanahu wa ta’ala.

Baca Juga: 8 Nama Neraka dan Calon Penghuninya Disebutkan dalam Al-Quran

Sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala:

“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. Supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Al Hadid: 22-23)