Apabila dia diuji oleh Allah subhanahu wa ta’ala dengan amal shaleh yang telah diperbuatnya, dia tidak ujub dan merendahkan pelaku maksiat. Bila dia diuji Allah subhanahu wa ta’ala dengan perbuatan maksiat dia tidak terus-menerus dalam perbuatan tersebut, dia bertaubat dan tetap berprasangka baik kepada-Nya. (C)

Reporter: Haerani Hambali