Simbol berikutnya adalah dibelenggunya setan. Menurutnya, simbol ini adalah tanda terputusnya kewas-wasan (bisikan lembut setan) bagi orang-orang yang berpuasa. Artinya, baik buruknya orang yang berpuasa murni tergantung pada dirinya sendiri. Karena itu, akan sangat tidak etis jika manusia dengan berbagai peluang kemuliaan derajat yang diberikan Allah di bulan Ramadan ini masih enggan berbuat baik dan malah berbuat maksiat.

2. Penghapus Kesalahan/Dosa

Dasar dari faedah yang kedua ini adalah hadis Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam yang mengatakan:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharapkan pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (H.R. Imam Bukhari dan Imam Muslim).

Yang dimaksud “karena iman” dalam hadis ini adalah meyakini kewajiban puasa dan melaksanakannya. Dan maksud dari “mengharapkan pahala” adalah, “merendahkan diri memohon upah/pahala dari Tuhannya”.