"Semoga ini jadi pelajaran buat ASN lainnya di lingkup Kemenag, Kalau nantinya pelaku betul-betul terbukti melakukan perubahan tersebut," harapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenag Kolaka Utara, Suparman saat dihubungi melalui sambungan telepon untuk dimintai keterangan kronologis kejadian itu tidak memberikan jawaban. Begitu juga chat (pesan) melalui Whatsapp belum dibaca. (B)

Penulis: Muh Risal H

Editor: Kardin