2. Memiliki komunitas masyarakat.
3. Memiliki potensi sumber daya manusia lokal yang dapat terlibat dalam aktivitas pengembangan desa wisata.
4. Memiliki kelembagaan pengelolaan.
5. Memiliki peluang dan dukungan ketersediaan fasilitas dan sarana prasarana dasar untuk mendukung kegiatan wisata.
6. Memiliki potensi dan peluang pengembangan pasar wisatawan.
