Baca juga: Wabup Malik Ditu Terakhir Peringati HUT Muna ke-62
"Tentunya akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah," timpalnya.
Untuk pembiayaan jasa itu, akan dibebankan di RS. Katanya, melalui dana yang ada pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) akan lebih cepat pencairannya, ketimbang melalui APBD.
"Sebenarnya sama saja (melalui BLUD dan APBD). Hanya, kalau di BLUD dananya jelas sudah tersedia," ujarnya.
Mantan senator DPD-RI itu berharap dengan dinaikkannya jasa, para dokter lebih meningkatkan pelayanan, sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat.
