"Kami sangat dibantu dengan adanya jasa penyeberangan ini, meskipun biayanya lebih mahal di banding kapal feri," ucap seorang penumpang, La Asi.
Pantauan Telisik.id, pada Selasa mulai pukul 08.00 Wita, ketinting mulai lepas landas dari Pelabuhan Tampo menuju Pelabuhan Lainea dengan cuaca cerah dan ombak yang tidak terlalu kencang.
"Perjalanan dengan ketinting memang agak sedikit bergoyang, tapi lebih cepat sampai ke tujuan. Selain itu, kami dapat menikmati pemandangan laut yang indah," ujar kondektur kapal, Darman.
Perlu diketahui, jasa penyebrangan tersebut tidak menggunakan tiket, sehingga para penumpang harus membayar langsung kepada petugas kondektur di atas kapal.
Baca Juga: Tak Perlu Khawatir Kecurian Kos-kosan Hingga Perumahan saat Ditinggal Mudik, Polisi Rutin Patroli
