Setelah pemetaan selesai dilakukan, sambung Sofyan A Djalil, maka akan dilakukan penetapan bidang tanah dan data yang ada akan dikunci oleh sistem berdasarkan kesepakatan saat penetapan. Sehingga hal ini juga akan memberikan jaminan, tidak ada yang bisa mengubah atau mengutak-atik data yang tak sesuai dengan lapangan.

"Lewat program Trijuang ini, setiap persil tanah kita akan petakan. Nanti manfaatnya banyak. Termasuk kaitannya dengan NIK Kelompok Tani, kaitannya dengan subsidi pupuk dan sektor pertanian lain. Selain itu dalam hal tata ruang juga akan sangat bermanfaat. Investor yang akan berinvestasi cukup melihat peta wilayahnya apakah zona pemukiman, zona industri atau zona pertanian," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, program Trijuang dalam rangka pemetaan bidang tanah ini sangat penting dalam mendukung segala program pemerintah khususnya Jawa Timur melalui nawa bhakti satya.

“Pola Trijuang merupakan sinergitas bidang pertanahan yang melibatkan Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa dan Kantor Pertanahan yang dilakukan di  seluruh Indonesia dimulai dari Jawa Timur," tegas wanita kelahiran Surabaya ini.

Reporter: Try wahyudi Ari Setyawan