SURABAYA TELISIK.ID - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi jelang puncak musim penghujan, Desember 2020 - Maret 2021 mendatang.
Bencana tersebut dapat berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor maupun angin kencang.
“Tetap waspada dan siap siaga terhadap ancaman bencana hidrometeorologi akibat fenomena La Nina, mulai dari banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung yang bisa terjadi kapan saja. Ikhtiar sambil berdoa agar semua terantisipasi tanpa korban,” ungkap Khofifah di Surabaya, Selasa (24/11/2020).
Khofifah mengatakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara rutin merilis peringatan dini untuk mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir.
Peringatan dini ini, menurut Khofifah, hendaknya menjadi semacam alarm bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan.
