"Begitu pula halnya dengan vaksinasi anak mengingat PTM sudah dilakukan 100%,” katanya.

Safrizal juga meminta agar deteksi dini dapat ditingkatkan. Di antaranya dengan penguatan pelacakan kontak erat dan pengetatan di pintu masuk kedatangan.

“Deteksi dapat ditingkatkan dengan tes epidemiologi versus tes screening, meningkatkan rasio kontak erat yang dilacak, surveilans genomik di daerah berpotensi lonjakan kasus, serta penguatan surveilans di pintu masuk negara,” katanya.

Baca Juga: Gelombang Omicron, WHO: Dunia Hadapi Titik Krisis Pandemi COVID-19

Mengutip cnbcindonesia.com, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, varian Omicron diyakini berkembang 70 kali lebih cepat dari versi asli corona dan varian Delta dalam 24 jam.