Mantan Mensos ini mengatakan, meski sudah jelang masa panen raya, Khofifah menegaskan bahwa pihaknya bersama Bulog, pemkab/pemkot, PT. Jatim Graha Utama, Perkumpulan Penggilingan Padi (PERPADI) Jatim, asosiasi distributor dan pedagang beras akan terus melakukan operasi pasar dengan tujuan dilakukan sebagai upaya menstabilkan harga beras di pasaran.

Sementara itu, salah satu pedagang beras di Surabaya bernama Sunaryo mengatakan, sejumlah komoditi sembako mengalami naik turun harga. Salah satunya beras yang pada beberapa hari lalu harganya masih di kisaran Rp 10.000-11.000 per kg, saat ini sudah mencapai Rp 12.000 per kg.

Baca Juga: Pemkab Muna Barat Bakal Gelar Pasar Murah, Bulog Raha Siapkan 60 Ton Beras

"Harga-harga saat ini naik turun terutama beras. Tidak apa-apa harga naik yang penting barangnya ada. Kalau telur, minyak, harganya masih stabil. Meski naik, angkanya tidak banyak jadi masyarakat masih bisa membeli," katanya.

Diungkapkan pula oleh Sumiati, salah satu pedagang salah satu pasar di Krukah Surabaya mengatakan, komoditi bawang merah, cabai, bawang putih dan beberapa bumbu-bumbu dapur, juga mengalami kenaikan harha Rp 5.000 pada bawang merah. Dimana sebelumnya harga Rp 55.000/kg sekarang menyentuh angka Rp 60.000/kg.