SURABAYA, TELISIK.ID - Fenomena el nino mulai diantisipasi di Jawa Timur. Salah satunya dengan menyiapkan sarana pra sarana agar tidak berdampak pada kelangsungan hidup masyarakat.

Sekedar diketahui, el nino merupakan sebuah fenomena alam yang terjadi ketika suhu permukaan laut (SPL) di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur, mengalami peningkatan yang signifikan melebihi kondisi normal.

Fenomena ini dapat memengaruhi iklim dan memiliki dampak yang luas terhadap pola cuaca di berbagai wilayah di seluruh dunia. Dampaknya, potensi pertumbuhan awan bergeser dari wilayah Indonesia ke wilayah Samudra Pasifik tengah, sehingga mengurangi curah hujan di Indonesia.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD)di jajarannya antara lain Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas PU Sumber Daya Air, Dinas ESDM, dan pihak terkait untuk menyiapkan mitigasi dan antisipasi el nino.

"Bencana Kekeringan sudah terjadi di berbagai daerah. Jangan sampai kemudian berdampak pada produksi pertanian kita, terutama padi. Olehnya itu, untuk antisipasi ini, saya minta dikoordinasikan oleh asisten untuk bisa memetakan daerah mana yang membutuhkan tambahan dukungan irigasi," katanya, Selasa (1/8/2023).