Mora Pastikan Kemenangan Roma

Selepas jeda, Roma nyaris menambah gol lewat peluang yang terbilang aneh. Soule lolos dari jebakan offside dan melewati Muric, tetapi bukannya menembak ke gawang kosong, ia justru mencoba mengoper kepada Malen yang tidak siap menerima bola. Peluang emas itu pun terbuang sia-sia.

Gol ketiga akhirnya datang pada menit ke-58. Mora menyelesaikan umpan satu-dua dengan Malen dan melepaskan tembakan mendatar yang melewati sela kaki Caleta-Car sebelum bersarang di sudut bawah gawang. Gol tersebut memastikan tiga poin bagi Roma yang tampil jauh lebih dominan sepanjang laga.

Roma sebenarnya berpeluang menang dengan selisih lebih besar. Malen sempat melewati Muric tetapi gagal memaksimalkan peluang, sementara tembakan Niccolo Pisilli dari sisi kiri memaksa Muric melakukan penyelamatan di tiang dekat. Statistik mencatat Roma melepaskan 28 tembakan berbanding enam milik Sassuolo, dengan penguasaan bola 65 persen berbanding 35 persen.

Idzes Main Penuh di Tengah Kekalahan Beruntun

Bagi Jay Idzes, laga ini menjadi penampilan penuh keduanya secara beruntun sebagai starter di jantung pertahanan Sassuolo. Bek Timnas Indonesia itu dipasang sebagai salah satu dari tiga bek sejajar bersama Walukiewicz dan Caleta-Car dalam formasi 3-5-2 racikan pelatih Alberto Aquilani. Idzes bermain hingga peluit akhir dan menjadi satu dari sedikit pemain Sassuolo yang tidak ditarik keluar.

Meski tampil penuh, Idzes tidak bisa mencegah timnya menelan kekalahan kelima secara beruntun di Serie A. Sassuolo kini tertahan di peringkat ke-17 klasemen dengan delapan poin dari 11 pertandingan, hanya satu strip di atas zona degradasi. Tim berjuluk Neroverdi itu juga sudah kebobolan 29 gol musim ini, catatan pertahanan terburuk di liga.