Baca Juga: Jadwal Kapal Latih Barombong Periode 4-13 Februari 2025 Rute Sulawesi Tenggara-Selatan
Ketua panitia penyelenggara ritual adat Pilumeano We’e Hara Mpangi dan Hara Benua, La Ode Masri, mengungkapkan bahwa dana untuk pelaksanaan ritual tersebut berkisar Rp 24 juta, yang bersumber dari bantuan OPD terkait dan swadaya masyarakat setempat.
Namun, La Ode Masri berharap agar Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dapat memberikan perhatian lebih terhadap gedung Baruga yang menjadi tempat pelaksanaan ritual adat tersebut.
Saat ini, gedung untuk pelaksanaan ritual masih memerlukan perbaikan, terutama terkait dengan perlindungan terhadap keamanan dari gangguan hewan liar dan ternak milik warga yang sering berkeliaran di sekitar halaman Baruga.
“Ini kan rumah adat yang harus dijaga kesakralannya. Kami berharap agar rumah adat ini lebih besar lagi terutama membutuhkan pagar keliling, papin blok tujuannya untuk hewan ternak agar tidak memasuki kawasan baruga sehingga kesakralannya tetap terjaga,” kata La Ode Masri. (B)
