“Saya sampaikan tetap gali potensi, jadikan potensimu dan tunjukkan karya terbaikmu. Insya Allah, semua yang terbaik akan menunggu,” ujar Nur Aida, Rabu (23/9/2026), saat diwawancarai telisik.id di sekolah usai sertijab dengan kepala sekolah yang baru.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas sebagai kepala sekolah terdapat perkataan maupun perbuatannya yang membuat hati para guru terluka.

“Kalau ada hati yang luka ataupun perih karena mungkin kata atau perbuatan saya sebagai kepala sekolah, saya di sini mohon dimaafkan,” katanya.

Nur Aida mengatakan, selama tiga tahun lima bulan menjalankan amanah sebagai kepala sekolah, banyak kenangan yang telah dilalui bersama para guru.

Ia mengakui perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mudah karena terdapat berbagai dinamika, suka maupun duka.