GUANGZHOU, TELISIK.ID –Penelitian terbaru dari tim ilmuwan China berhasil menemukan jejak meteorit langka dalam sampel Bulan yang dibawa misi Chang’e-6, membuka pemahaman baru tentang sejarah tumbukan di Tata Surya.
Para peneliti dari Institut Geokimia Guangzhou di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS) mengumumkan penemuan penting dari hasil analisis sampel Bulan yang dibawa pulang oleh misi Chang’e-6.
Dalam laporan yang diterbitkan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, mereka menemukan jejak meteorit langka yang memberikan petunjuk baru tentang proses perpindahan massa di Tata Surya.
Baca Juga: Efek Domino Tolak Atlet Israel, Indonesia Dibekukan IOC dari Agenda Olimpiade Dunia
Berdasarkan laporan Xinhua yang diterima telisik.id, Kamis (23/10/2025), fragmen yang ditemukan diidentifikasi sebagai jenis kondrit CI, yaitu meteorit yang sangat langka dan hanya mewakili kurang dari satu persen dari seluruh meteorit yang pernah dikumpulkan di Bumi.
