Gagasannya mendapat dukungan dari para pelajar STOVIA yang kemudian mewujudkannya dalam bentuk organisasi Boedi Utomo.

Boedi Utomo mengedepankan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui perbaikan di bidang sosial dan budaya. Organisasi ini tidak terlibat dalam politik secara langsung, melainkan menitikberatkan pada kesadaran nasional melalui pendidikan dan kebudayaan.

Semboyan yang diusung adalah "Indie Vooruit" atau "Hindia Maju", yang mencerminkan harapan untuk kemajuan Hindia Belanda secara menyeluruh tanpa membedakan golongan atau daerah.

Lahirnya Boedi Utomo kemudian menginspirasi berdirinya berbagai organisasi pergerakan nasional lainnya yang lebih politis dan masif. Beberapa di antaranya adalah Sarekat Islam, Muhammadiyah, Taman Siswa, Sarekat Dagang Islam, dan Indische Partij.

Keberadaan organisasi-organisasi tersebut memperluas spektrum perjuangan nasional, dari pendidikan ke ranah sosial, ekonomi, hingga politik.