"Yarolangge karena ada lahan yang kosong, sehingga masyarakat pada saat itu diarahkan kelahan yang lebih luas. Disana ada pembagaian wilayah, di mana masyarakat benteng dahulu sebagian merupakan masyarakat Desa Lagole dan Tiroau," kata Arupalani.

Baca Juga: Pesona Atraksi Budaya 4 Desa Wisata di Pulau Wangi-Wangi

Baca Juga: Desa Wisata Palahidu Barat Binongko, Tawarkan Atraksi Wisata Unik

Uniknya lagi, kata dia, mesjid di Desa Tiroau saat ini masih menggunakan nama mesjid di benteng Tersebut. Alasannya, karena mata pencarian lebih ke pada pantai, sehingga masyarakat bermukim di sana.

Begitupun halnya masyarakat Lagole, yang memilih menetap di pegunungan karena mata pencarian sebagai petani.