"Tingginya derajat kepuasan publik dalam 100 hari kabinet ini terbilang istimewa," ujar Litbang Kompas, seperti dikutip dari Kumparan.

Baca Juga: Jokowi Bakal Tak Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran, Pilih Pulang Tidur di Kampung Halaman

Dibandingkan pemerintahan Jokowi pada 2015, kepuasan publik saat itu hanya 65,1 persen. Pada periode kedua Jokowi bersama Ma’ruf Amin, angkanya mencapai 75,6 persen.

Alasan Kepuasan Publik

Manajer Riset Litbang Kompas, Ignatius Kristanto, menjelaskan penyebab tingginya kepuasan ini. Program populis yang dijalankan pemerintahan Prabowo-Gibran sangat memengaruhi, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah.