Baca juga: Pasien Sembuh dari COVID-19 di Kendari Terus Meningkat, Ternyata Ini Penyebabnya
Baca juga: Rumah Kosong Depan Jembatan Teluk Kendari Hangus Terbakar
"Penurunannya sekitar 30 persen, ini karena pandemi dan harga sapi juga mahal mulai dari Rp 11 juta sampai Rp 20 juta," katanya.
Sementara itu, Kepala RPH Kendari Raden Romi Yulianto menjelaskan, stok sapi setiap harinya selalu tersedia, sebab para pemilik sapi sudah memperhitungkan kebutuhan masyarakat.
"Inikan barang mudah rusak, mereka hanya memotong sapi kalau jelas pembelinya. Jadi yang memotong setiap hari itu yang sudah punya pelanggan masing-masing," katanya.
