KENDARI, TELISIK.ID - Upaya merajut nasionalisme dan toleransi, guna memperkokoh kerukunan umat beragama dan merawat kebhinekaan terus di tingkatkan jelang Pemilu 2024.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tenggara, Rhya Madi mengatakan, guna mencegah terjadinya konflik kerukunan antar umat beragama jelang Pemilu 2024, perlu tindakan antisipasi dan komunikasi yang intens antara tokoh-tokoh agama, masyarakat, perempuan, pemuda lintas agama dan generasi.
"Itu harus kita lakukan untuk menjaga kerukunan di wilayah Sulawesi Tenggara," ungkapnya.
Baca Juga: Anak Tukang Las Asal Konawe jadi Wisudawan Terbaik UHO Kendari dengan IPK 4.0
Ia menjelaskan, moderasi beragama adalah suatu proses memahami sekaligus mengamalkan ajaran agama secara benar, beriman agar terhindar dari perilaku-perilaku ekstrem atau berlebihan.
