Namun, kata dia, dalam kesepakatan bersama antar pengurus Lembaga Hindu antar Kabupaten/Kota, Upacara Melasti secara bersama di laksanakan setiap dua tahun sekali.

Baca Juga: Satgas Gakkum Ops Keselamatan Anoa 2024 Tindak Pengendara Lawan Arus

Di lain pihak, Ketua Banjar Sindhu Merta Kota Kendari, I Nengah Setiawan menjelaskan, upacara Melasti kali ini di ikuti oleh sekitar 500 warga Hindu yang berasal dari Kota Kendari, sesuai dengan jumlah warga yang terdaftar dalam Banjar/paguyuban Hindu bali yang berjumlah sekitar 290 KK.

Melasti merupakan salah satu tradisi sakral bagi Umat Hindu, yang dilaksanakan menjelang hari Raya Nyepi setiap tahunnya. Upacara melasti merupakan upacara pengambilan air tirta suci di tengah samudera atau sumber mata air.

Diketahui, upacara itu dimaknai sebagai pembersihan alam semesta termasuk bumi pertiwi dan seisinya. (A)