Lebih lanjut, Haji Ila mengatakan, tidak lama bercengkrama dengan pelaku teror itu, dirinya langsung diancam dengan perkataan pelaku akan meledakkan bom yang sudah berada dalam Masjid Mujahidin.
"Saya bilang, siapa ini? dia bilang saya ini teroris yang mau bom masjid mu dan itu bom sudah ada dalam masjid, dekat mimbar tapi saya anggap biasa saja karena mungkin teman-teman yang iseng. Tapi saya tidak kenal dan ancamannya serius," tutur Ila.
Hingga pukul 22:36 Wita, tim penjinak bom dari Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah meninggalkan lokasi. Belum diketahui apakah benda di dalam Masjid Mujahidin adalah bom sungguhan atau hanya teror belaka. Polisi belum memberi keterangan ihwal itu. (B)
Reporter: Rezki Mas'ud
Editor: Fitrah Nugraha
