Ia pun mengusulkan solusi Food Estate yang ada di Kalimantan Tengah untuk bisa dimanfaatkan  sepanjang tahun sebagai upaya sustainability mengingat di Jatim dan beberapa daerah lain tanaman kedelei biasanya ditanam sebagai penyela.

Baca Juga: Beberapa Bahan Pokok Mulai Naik Jelang Ramadhan di Kota Baubau

Misalnya dalam setahun dua kali tanam padi dan sekali tanam kedelai. Sehingga total produksinya tidak bisa memenuhi total kebutuhan pengrajin tahu tempe di dalam negeri.

Baca Juga: Bantu Masyarakat dan PKL, Pemprov Jatim Distribusi 3.500 Ton Minyak Goreng

"Kita sudah komunikasikan dengan pemerintah pusat bagaimana sustainability kedelai bisa dipenuhi oleh pemerintah, antara lain bisa menggunakan Food Estate di Kalimantan Tengah untuk didedikasikan secara kontinu penanaman kedelainya," kata Khofifah.