Sementara itu Plt Wali Kota Baubau, Laode Ahmad Monianse juga menjelaskan, pasar murah tersebut adalah upaya menstabilkan harga pasar, terutama minyak goreng.
Baca Juga: Pasar Murah Disperindag Buteng Padat Pembeli, Emak-Emak Protes Tak ada Minyak Goreng
"Karena biasanya menjelang bulan ramadan kebutuhan masyarakat meningkat, apalagi ada tradisi haroa di masyarakat Buton menjelang bulan puasa, sehingga kebutuhan meningkat dan daya beli menurun," tuturnya.
Harapannya juga, selain memudahkan masyarakat dalam menemukan bahan pokok mereka dari aspek ketersediaan maupun keterjangkauannya, juga hal tersebut diharapkan bisa menstabilkan harga di pasar.
"Apalagi harga minyak goreng di pasar murah harganya Rp 26 ribu per liter dan Rp 52 ribu per dua liter, sementara di pasar telah mencapai Rp 70 ribu sampai Rp 80 ribu per dua liter," katanya.
