"Ini saya simpan untuk bulan puasa nanti, karena saya takut bulan puasa nanti tambah sulit dapatkan minyak goreng," ungkap Ibu Umi.

Beda juga yang dialami oleh Ibu Ifa, warga Kelurahan Kendari Barat, sudah seminggu ia mendatangi semua warung yang ada di sekitar wilayah itu, namun tak satu pun warung yang ia dapati menjual minyak goreng.

Baca Juga: Kecewa Tidak Dapatkan Minyak Goreng Murah, Emak Emak Marah di Halaman Kantor Perum Bulog Sultra

Hingga ia terpaksa melakukan penyaringan minyak bekas yang kemudian ia tenangkan beberapa hari agar dapat digunakan kembali.

"Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ucapnya. (A)