KENDARI, TELISIK.ID - Endang Yulida, Ibu dari Yusuf Kardawi, mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) yang tewas dalam aksi September Berdarah (Sedarah), pada 26 September 2019 tahun lalu, menyesalkan lambatnya penanganan kasus anaknya yang sudah bergulir hampir satu tahun tetapi belum menemui titik terang.
Endang Yulida mengaku sudah menempuh segala cara agar kasus anaknya bisa menemui titik terang, termasuk bertemu dengan Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) saat itu, Brigjen (Pol) Merdisyam untuk mendapatkan informasi terkait kasus Yusuf.
"Kadang saya putus asa melihat kondisi sekarang ini, Pak Merdisyam yang diutus ke Sultra untuk menyelesaikan kasus, tiba-tiba dipindah tugaskan sebelum kasus Sedarah tuntas," kata Endang melalui via seluler, Senin (17/8/2020).
Endang mengaku, ia dan keluarga Randi sama sekali tidak mengetahui bahwa pelaku penembakan Randi telah dipindahkan ke Jakarta Selatan.
"Seharusnya kami selaku keluarga korban harus diberitahukan terlebih dahulu, kami juga ingin melihat wajah yang telah membunuh anak kami," ungkapnya.
