"Kita tidak tahu kan tiba-tiba jembatan sudah tidak ada. Susah kalau begini karena kita mau belanja apa-apa," terangnya, Selasa (22/4/2025).
Baca Juga: Ratusan Rumah di Kolaka Utara Terisolir Akibat Banjir, Akses Jalan Putus
Tidak hanya itu, sejumlah anak-anak sekolah di dusun setempat tidak bisa ke sekolah pasca jembatan ambruk. Orang tua mereka was-was jika nekat diseberangkan dan tiba-tiba arus sungai membesar.
Suriani berharap, pemerintah daerah cepat membangunkan jembatan baru meski sifatnya darurat untuk sementara waktu.
"Itu ji kasian karena semua kebutuhan dibeli di luar," ujarnya.
