Namun karena ingin melihat dan mengabadikan momen, plang pintu masuk JTK pun diterobos pengendara. Akibatnya, kemacetan tidak bisa dihindari.
Lima hari setelah diresmikan, JTK masih sangat menarik perhatian masyarakat. Sayang, kebersihan JTK tidak dijaga, sampah kulit makanan dan minuman berserakan di sepanjang jembatan.
Baca juga: Klinik Diagnostik Rapha Kendari Periksa Kesehatan Pelaut
“Memang sudah ada instansi dan pihak yang telah ditugaskan untuk memelihara dan merawat jembatan, akan tetapi jika kita turut andil di dalamnya, akan jauh lebih baik, paling tidak dengan menjaga kebersihan di sekitar Jembatan Teluk Kendari, begitu juga jika ada aktivitas pengrusakan untuk dapat menginformasikan kepada pihak keamanan,“ kata Sulkarnain.
Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan, meminta seluruh warga Kota Kendari untuk memanfaatkan JTK dengan baik. Jangan dicoret apalagi dirusak.
