Kata dia, lima jembatan timbang yang akan dibangun di Sultra bersumber dari anggaran APBN.
“Dananya dari pusat. Kontraknya akan jalan di tahun 2022. Untuk yang Morosi anggaran sekitar Rp 5 Miliar, yang Sabilambo itu sifatnya revitalisasi bukan bangun baru seperti Morosi,” pungkas Benny.
Sementara itu, perwakilan Gerakan Sultra Merdeka, Zulkarnain mengatakan, selama ini perusahaan memanfaatkan jalan milik negara dalam mengangkut tanah timbunan untuk dimasukkan ke PT Obsidian Stainliss Steel tanpa izin.
Padahal, sebagaimana dimaksud dalam ketentuan perundangan, bahwa izin penggunaan jalan umum untuk pengangkutan ore nikelnya.
“Mereka sepertinya menyamakan dengan para pengguna jalan umum lainnya. Padahal, hal demikian tidak seperti itu," katanya.
