"Alhamdulillah dengan program Pak Bupati ini, masyarak dapat menikmati pelayanan antar jemput pasien dimanapun mereka berada secara gratis," jelasnya.
Kata Irham, program ini bagus sekali, hanya saja sampai saat ini belum tersosialisasi dengan baik sehingga terkadang kalau ada masyarakat yang sakit, yang dikontak dinas kesehatan. Sementara di mobil ambulance sudah tertera nomor yang harus dihubungi. Ini artinya bahwa program tersebut belum tersosialisasi dengan baik.
"Kami berharap program primadona dalam bentuk penyediaan ambulance gratis itu bisa tersosialisasi dengan baik terlebih lagi saat ini mendekati musim penghujan terkadang banyak bencana entah itu banjir, tanah longsor dan lain-lain maka kami sampaikan, kami siap bantu secara gratis," pesannya.
Selain ambulance rujukan, Pemda Kolut melalui Dinas Kesehatan juga mengadakan pengadaan ambulance jenazah sebanyak 6 unit tahun ini.
"Mudah-mudahan tahun ini bisa terpenuhi. Realisasinya belum bisa perkecamatan tapi perwilayah. Mudah-mudahan di tahun berikutnya kita bisa penuhi perkecamatan. Sementara untuk yang 6 unit ini akan disebar, mungkin itu di wilayah selatan ada satu atau dua unit, wilayah utara ada tiga atau empat unit," terangnya.
