Dalam upaya pengumpulan dana swadaya masyarakat, Yunus tidak mematok nominal jumlah yang harus dikumpulkan dan tidak ada paksaan sama sekali. Semata-mata hanya mengharapkan keikhlasan dari masyarakat.

Baca Juga: Jalan Raya Tak Kunjung Diperbaiki, Masyarakat Merasa Terpinggirkan

"Tidak mungkin saya paksakan masyarakat, saya tidak patok harus bayar sekian banyak, kalau rela satu sak pasir itu yang kita ambil, kalau memang cuma Rp 5.000 itu yang kita kumpulkan," ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam pengerjaan perbaikan jalan, turut melibatkan masyarakat dan ditayangkan secara live pada platform media sosial Facebook. Dari situlah sumbangan banyak dari masyarakat yang merantau yang terketuk hatinya untuk membantu perbaikan jalan di Pulau Makasar.

"Pada saat pengerjaan kita selalu live di Facebook jadi masyarakat yang di perantauan terpanggil hatinya untuk menyumbang," tambahnya.