Namun, laporan dari Gaza menyebutkan bahwa serangan tersebut menewaskan sedikitnya 27 orang yang berada di sekolah tersebut untuk mencari perlindungan. Serangan ini merupakan bagian dari kampanye militer baru Israel di Gaza Tengah untuk melawan kelompok pejuang Hamas menggunakan taktik pemberontakan.

Israel menegaskan bahwa tidak akan ada penghentian pertempuran selama perundingan gencatan senjata. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Pertahanan Yoav Gallant menyatakan bahwa serangan Israel akan terus berlanjut meskipun negosiasi sedang berlangsung.

Menurutnya, setiap perundingan dengan Hamas hanya akan dilakukan jika ada kecaman terhadap tindakan kelompok tersebut.

Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, Rabu (5/6/2024) menyatakan bahwa kelompoknya akan menuntut diakhirinya perang di Gaza secara permanen, dan penarikan Israel sebagai bagian dari rencana gencatan senjata.

Hal ini merupakan tanggapan atas proposal gencatan senjata yang diajukan oleh Presiden AS Joe Biden pekan lalu. Washington menyatakan bahwa pihaknya menunggu jawaban dari Hamas atas inisiatif yang digambarkan Biden sebagai tawaran Israel.