KF-21 Boramae akan didukung mesin ganda General Electric F414-GE-400K. Mesin yang sama seperti digunakan di jet Boeing F/A-18E/F Super Hornet tersebut bisa menghasilkan kecepatan mach 1,83 (2.260 km/jam). Soal daya tempuh, KF-21 bisa melaju sejauh 2.900 km.

Baca Juga: Ada Promo Mobil Toyota di Bulan Juni, Cek Tipe dan Harganya

Mengutip Asia Times, sejumlah ahli menilai KF-21 ini menjadi upaya Korsel mengurangi ketergantungan pada senjata dan alutsista asing sambil mempromosikan diri sebagai produsen dan pengekspor utama persenjataan kelas atas.

KF-21 merupakan proyek kolaborasi antara Korsel dan Indonesia. Jakarta berjanji membayar 20 persen biaya produksi dari total US$7,6 juta.

Saat dipasarkan, KF-21 diperkirakan dibanderol senilai U$65 juta menempatkannya di atas pesawat tempur ringan seperti FA-50 - versi tempur dari jet latih T-50 yang dikembangkan oleh Korea Aerospace Industries dengan Lockheed Martin.