“Kami berharap dapat memulihkan puing-puing, karena jatuh tidak hanya di wilayah teritorial kami, tetapi yang kami yakini adalah air beku, sehingga upaya pemulihan akan dilakukan,” kata Kirby.

Saat ini, sangat sedikit diketahui tentang benda misterius tersebut. Seorang mantan pejabat Pentagon, Michael P. Mulroy, mengatakan jika itu adalah balon China lainnya, itu bisa menjadi tanda bahwa negara tersebut sengaja memprovokasi AS.

“Kami tidak tahu siapa pemiliknya, apakah milik negara atau milik perusahaan. Kami tidak mengerti tujuan sepenuhnya," imbuhnya. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Kardin