Dilansir dari Liputan6.com, psikolog Pavel Ponomaryov, menjelaskan bahwa keengganan tersenyum ini hanya berlaku untuk orang yang tidak dikenal. Ia menambahkan, tersenyum kepada orang yang tak dikenal ketika tak sengaja bertatap mata adalah hal yang aneh di Rusia.
Baca Juga: Pertama di Dunia, Jantung Babi Dipindahkan ke Tubuh Manusia
“Kami memiliki persepsi yang berbeda tentang tersenyum. Di barat, misalnya, sebuah senyuman adalah hal yang biasa untuk memulai percakapan dengan orang asing. Mereka tersenyum secara otomatis. Kebalikannya, reaksi orang Rusia terhadap orang asing adalah waspada. Namun, jika sudah merasa nyaman saat berbicara, orang Rusia akan tersenyum,” kata Ponomaryov.
Ponomaryov menjelaskan bahwa kewaspadaan ini disebabkan oleh berbagai latar belakang peristiwa sejarah yang terjadi di negara itu.
Karena orang Rusia sering kali harus berhadapan dengan agresi dari luar, baik dari bangsa lain maupun dari sekutunya, mereka mengembangkan kebiasaan untuk selalu waspada dan tidak langsung percaya kepada orang asing.
