Premis tersebut kemudian berhasil diangkat oleh sutradara Dedy Mercy dan Tema Patrosza ke dalam sebuah film yang bisa dikatakan film horor bernuansa fresh.

Film ini menghadirkan kisah horor yang fokus pada penceritaan yang minim Jumpscares (elemen kejutan). Dalam satu jam awal film, penulis skenario betul-betul membangun cerita hingga menuju babak ketiga film barulah ketegangan horor mulai dibangun oleh sang sutradara.

Karena membangun kisah horor bernuansa religi, Jin Khodam turut berhasil menambahkan unsur religi yang terbilang hati-hati dan tidak menyingung pihak manapun.

Film horor dengan unsur yang berfokus pada jalan cerita ini kemudian membawa banyak pujian dari kritikus film. Meski begitu, di mata penonton film ini menimbulkan pro kontra, ada yang suka dan ada yang tidak. Salah satu penonton yang menyukai film ini adalah Rina.

"Bagus, tidak bikin kaget-kaget jadi enak nontonnya, pesan-pesannya juga dapat," tuturnya pada Telisik.id, Selasa (30/5/2023).