JAKARTA, TELISIK.ID – Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, terkait dugaan menerima gratifikasi Rp 100 miliar mendapat respons dari Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK).

JK menilai, melaporkan Ganjar ke KPK yang dilakukan Sugeng merupakan hal biasa. Dia tak menampik bahwa laporan itu sulit dilepaskan dari kepentingan politik.

Ganjar diketahui yang pertama mengusulkan kepada PDIP agar mengajukan hak angket untuk menyelidiki kecurangan Pemilu 2024. Sementara Sugeng Teguh Santoso, selain pengacara, dia juga sebagai caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang bertarung berebut kursi di DPRD Kota Bogor.

“Ya, kepentingan politik-politik itu banyak,” ujar JK saat menghadiri diskusi publik yang diselenggarakan oleh Departemen Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia (UI), di Kampus UI Depok, Kamis (7/3/2024).

Merespons laporan ke KPK terhadap Ganjar, JK berkaca pada kasus yang menimpa salah satu pimpinan perusahaan yang dimilikinya. Dia mengungkit penetapan tersangka mantan Direktur PT Bukaka Teknik Utama Tbk, Sofiah Balfas.