“Bagaimana perlawanan secara terukur itu, kita lihat bagaimana aksi dan reaksinya. Baru Pak Ganjar mengusulkan hak angket, langsung disetrum, ada yang melaporkan ke KPK,” ujar Hasto yang turut hadir pada diskusi publik di kampus UI Depok.
Selain Ganjar, Hasto juga menyebut beberapa media yang getol memberitakan hak angket dan kecurangan Pemilu 2024 ikut menjadi sasaran intimidasi.
“Setruman-setruman itu banyak sekali, ini media sudah banyak yang disetrum. Tempo, Kompas, Media Indonesia pasti,” sebut Hasto.
Meski adanya intimidasi ini, Hasto menyerukan para pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), dan nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud Md, tak takut dan terus melawan.
Hasto meminta semua pendukung mengabaikan kicauan para penolak hak angket yang mendorong agar persoalan dugaan kecurangan pemilu ini ditangani oleh Bawaslu. Dia menegaskan bahwa cara yang ditempuh pihak yang menolak hak angket sebagai bagian upaya penjegalan.
