Keempat, JK juga mengingatkan Anies tetap menjunjung tinggi demokrasi supaya tetap berjalan dengan baik serta tidak ada kekuasaan yang semena-mena.

“Kasih tahu rakyat bahwa saya begini, dan tunjukkan bahwa kemampuan itu ada. Tapi juga kita harus menjunjung tinggi bagaimana demokrasi berjalan dengan baik, tidak dengan kekuasaan,” saran JK kepada Anies.

Sosok Anies dinilai oleh JK memiliki paket komplet sebagai pemimpin. Dia menyebut Anies pernah menjadi Rektor Universitas Paramadina, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Gubernur DKI Jakarta.

“Saya dukung yang terbaik yang bisa memperbaiki bangsa ini ke depan dan Anies salah satu yang punya rekam jejak itu. Orangnya punya leadership, kecerdasan, ini bangsa yang besar, (Anies) teguh pada pendirian, punya pengalaman, dan semua dipenuhi oleh Anies,” kata JK.

Dalam pertemuan itu, JK memberikan bekal multivitamin bagi Anies yang akan bertarung pada Pilpres 2024. Jika memenangi pilpres itu, maka Anies akan memimpin Indonesia dengan sekitar 270 juta orang penduduk, lebih banyak daripada Singapura dan Malaysia.