Kini, Hikma menjalani cuci darah sebanyak dua kali seminggu. Sebagai peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), ia rutin membayar iuran bulanan untuk memastikan dirinya tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang dibutuhkan.
Baca Juga: Awalia Terbantu JKN Lawan Lupus dan Gagal Ginjal
“Saya sangat bersyukur karena selama lima tahun menjalani cuci darah, semuanya ditanggung oleh Program JKN. Dengan iuran yang saya bayarkan setiap bulan, manfaat yang saya terima jauh lebih besar dibandingkan biaya yang harus saya keluarkan sendiri jika tidak ada JKN,” ungkapnya.
Sebelum sakit, Hikma mengabdikan dirinya sebagai Tenaga Kesehatan dalam Program Nusantara Sehat dan pernah ditempatkan di Puskesmas Tolala, Kolaka Utara. Pengalaman itu membuatnya semakin memahami betapa pentingnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama di daerah yang jauh dari fasilitas medis.
Selain kemudahan dalam pembiayaan, Hikma juga merasakan manfaat dari inovasi yang diterapkan dalam layanan kesehatan, seperti sistem antrean online pada Aplikasi Mobile JKN. Dengan fitur ini, ia tidak perlu mengantre lama saat berkunjung ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk mendapatkan rujukan.
