"Ini yang harus dijelaskan ke masyarakat. Mana yang riil (siber) dan mana imajiner (Medsos)," terangnya.
Salah satu hal yang dikhawatirkan Nuh dengan berkembangnya media siber adalah terjadinya ubiquitous.
Baca juga: Catat, Syarat dan Cara Dapat Kuota Internet Gratis dari Kemendikbud
"Media siber punya resiko tinggi, yakni terjadi ubiquitous. Jika terjadi kesalahan, maka (kesalahan) ini bisa lari kemana-mana. Sebab ubiquitous ini karakteristiknya lintas wilayah. Tidak terikat waktu. Kesalahan ini yang kemudian menjadi hoax," kata Nuh.
Karena itu, Nuh berpesan pada JMSI sebagai konstituen Dewan Pers untuk menjaga kehati-hatian dalam menyampaikan informasi.
