Prabowo mengaku dirinya merupakan wujud praktik dinasti politik. Yakni sebagai cucu dari Margono Djojohadikusumo, anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Ketua Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS) di era Presiden Soekarno. Prabowo juga anak dari Sumitro Djojohadikusumo yang dikenal sebagai begawan ekonomi Indonesia.
Karena itu, Prabowo merasa dinasti politik merupakan sesuatu yang lumrah sepanjang tidak merugikan bangsa dan negara. “Kita dinasti Merah Putih. Kita dinasti patriot. Kita dinasti yang ingin mengabdi untuk rakyat,” kilah Prabowo.
Majunya Gibran sebagai bacawapres, menurut Prabowo, bukan sesuatu dosa besar bagi negara. Dia lagi-lagi meminta publik melihat dari sisi positif atas keberlanjutan dinasti Presiden Jokowi.
“Kalau dinastinya Pak Jokowi ini berbakti untuk rakyat, kenapa? Salahnya apa? Jadi berpikir yang baiklah. Berpikir positif, ya,” pintanya.
Baca Juga: Periksa Kesehatan Sembilan Jam, Ganjar Sempat Berkeringat di Treadmill
