Pemerintah sebelumnya telah mendatangkan 3 juta dosis vaksin Sinovac dalam dua gelombang.

Vaksin-vaksin itu sudah mulai disebar ke berbagai daerah jelang vaksinasi.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, vaksinasi akan dimulai pekan depan. Presiden Jokowi dan para menteri akan jadi yang pertama disuntik vaksin.

Meski begitu, vaksin Sinovac belum mengantongi izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sinovac juga belum memberikan klaim efikasi atau keampuhan melawan virus Sars-Cov-2 penyebab COVID-19. Padahal uji klinis fase III vaksin ini sudah rampung di beberapa negara. (C)