Sebelumnya diberitakan Telisik.id, reshuffle terakhir dilakukan pada 18 Juli 2024, dimana Jokowi mengganti satu wakil menteri dan menambah dua posisi wakil menteri baru.
Keputusan Jokowi untuk melakukan reshuffle di tengah desakan rumor yang semakin kuat ini menegaskan bahwa dirinya tetap memegang kendali penuh atas arah kebijakan pemerintahannya.
Baca Juga: Nasdem Tak Diundang Ngumpul Bareng Jokowi, Koalisi Anies Disinggung, Ada Reshuffle Lagi
Meskipun beberapa pihak di Istana sempat membantah rencana reshuffle ini, Jokowi sendiri tidak menutup kemungkinan adanya perombakan dalam waktu dekat.
Hal ini diperkuat oleh pernyataan Jokowi di berbagai kesempatan, termasuk dalam keterangan pers di Training Center PSSI Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu. Ketika ditanya mengenai kemungkinan reshuffle, Jokowi menjawab dengan tegas bahwa hal tersebut bisa saja terjadi jika memang diperlukan.
