JAKARTA, TELISIK.ID - Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irwan, mengkritisi permintaan Presiden, Joko Widodo alias Jokowi agar jajarannya mengampanyekan penggunaan masker dalam waktu dua pekan ke depan.

Irwan menganggap, itu langkah yang tidak konkret di tengah pandemi Virus Corona. Wasekjen Partai Demokrat ini menilai, langkah itu diambil Jokowi hanya untuk mengalihkan isu kegagalan pemerintah dalam menangani dampak pandemi COVID-19, baik di sektor kesehatan dan ekonomi.

"Sudah ekonomi mau resesi begini, penambahan kasus COVID-19 setiap hari berlipat, kemudian yang meninggal juga melebihi angka kematian global, lalu mengampanyekan seperti ini, ini bentuk pengalihan isu karena seharusnya itu dilakukan di awal pandemi COVID-19. Ini bukan langkah konkret," kata Irwan, Selasa (4/8/2020).

Ia melanjutkan, penyebaran pandemi COVID-19 saat ini sudah semakin rumit. Menurutnya, kerumitan itu lahir dari berbagai kebijakan yang diambil pemerintah. Irwan pun mencontohkan, kebijakan New Normal atau adaptasi kebiasaan baru yang dikenalkan pemerintah, menurut Irwan, terlalu terburu-buru mengenalkan. Padahal situasi pandemi masih jauh dari kata berakhir.

Kebijakan lain yang dinilai tak kalah keliru adalah pelonggaran sarana transportasi umum, pembubaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, hingga ketidak beresan pemerintah dalam menyalurkan jaring pengaman sosial ke tengah masyarakat.